Thread: Indonesia
View Single Post
Old 05-29-2013, 03:31 AM   #5658
BobPS
Gnarly Adventurer
 
BobPS's Avatar
 
Joined: Sep 2012
Location: Jakarta, Indonesia
Oddometer: 235
Keliling Banten 4

Pelabuhan Ratu – Jakarta

Sebelum tidur alarm saya setel untuk bunyi jam 8.00, karena restauran baru buka jam 8.00 pagi dan saya pikir supaya cukup tidur tujuh jam dari jam 00.30 sampai jam 8.00 … tapi baru jam 7.00 pagi saya sudah terbangun. Setelah mandi saya ke depan kamar untuk periksa motor. Cek angin ban, cek ada tidak baut-mur yang kendor. Alhamdulillah semua beres.

Dari depan kamar, saya lihat sudah ada aktifitas di restoran. Saya pikir, sekarang saja lah sarapan, siapa tahu sudah bisa pesan. Saya masuk ke kamar dan pakai sepatu boots saya, kemudian jalan ke restoran, menelusuri deretan kamar hotel dan pinggir kolam renang yang masih sepi. Satu barang yang lupa saya bawa adalah sandal … jadi terpaksalah saya pakai sepatu boots. Untung saya tidak punya rencana jala-jalan ke pantai jadi tidak perlu sandal.

Di restoran saya pesan sarapan, seperti sarapan saya setiap hari di rumah: empat telur mata sapi dan kopi. Saya pikir kopi yang disajikan hanya satu cangkir, ternyata kopi yang datang satu teko … hehehe lumayan banyak.



Sambil sarapan saya meminta tagihan kamar karena rencananya saya akan check out jam 9.00 pagi dan langsung pulang. Saat itu saya diberitahu bahwa resort ini (Ocean Queen Resort) hanya menerima pembayaran tunai alias cash dan tidak terima debit card atau kartu kredit. Terpaksa saya harus ke ATM dulu yang letaknya sekitar 2 km dari resort. Saya minta salah satu staf resort untuk mengantar saya ke atm. Berangkatlah kami menaiki motor milik staf tesebut.

Ternyata perjalanan ke ATM berlangsung cukup lama. Jarak ke ATM hanya 2 km, tetapi butuh 15 menit untuk satu jalan. Penyebabnya, hari itu akan dilangsungkan Pemilihan Kepala Desa Cisolok dan karena ada isyu akan terjadi keributan antar pendukung calon Kades, polisi menurunkan 3 truk Brimob. Karena kondisi jalan yang rusak sangat parah dan sempit, lalu lintas jadi macet. Total waktu yang dibutuhkan untuk pulang pergi ke ATM hampir 30 menit.

Sesampai kembali di resort, saya bayar tagihan dan mulai berkemas. Selesai berkemas saya berangkat pulang. Dari rencana awal berangkat jam 9.00 pagi, baru jam 10.15 saya meninggalkan resort.

Setelah mengisi bensin di satu SPBU tidak jauh dari resort, saya lanjutkan perjalanan dengan santai sambil melihat-lihat pemandangan pantai di sebalah kanan. Tidak lama berjalan, sampailah saya di depan hotel Samudera Beach, kalau gak salah namanya menjadi Inna Samudera Beach… menyesal juga saya tidak nginap di hotel ini saja. Pasti lebih bagus daripada resort tempat saya menginap. Lain kali, saya kan nginap di hotel ini saja.

Lewat Samudera Beach, saya cari tempat di tepi jalan untuk foto sebentar. Saya membawa kamera saku tapi sangat malas untuk berhenti dan motret. Sepanjang perjalanan saya hanya ambil beberapa foto, tidak lebih dari 6 foto.





Selesai motret, saya lanjutkan perjalan ke arah Cibadak. Setelah tanya-tanya arah supaya tidak tersesat, sampailah saya di daerah yang menuju Cibadak. Sewaktu bertanya ke satu bapak, sang bapak mengingatkan saya untuk berhati-hati karena jalannya naik turun dan ternyata bapak itu benar.

Jalannya, rute tersebut ternyata naik turun dan berkelak-kelok tidak ada habisnya. Luar biasa dan sangat mengasyikan. Sepanjang jalan saya tidak henti-hentinya berteriak kegirangan… mungkin kalau ada orang yang mendengar, dia akan menganggap saya gila hehehe. Tapi jalannya memang sangat mengasyikan.

Saya kerap pergi ke Jonggol untuk menikmati tikungan di Jonggol. Biasanya saya ke Cianjur untuk makan siang, lewat Jonggol dan pulangnya lewat Jonggol juga. Tikungan-tikungan di Jonggol sangat mengasyikan... tetapi ternyata tikungan dan jalan di Cibadak ini, amat jauh lebih mengasyikan daripada Jonggol atau Padarincang di daerah Serang. Kondisi jalannya bagus, hanya ada sedikit permukaan jalan yang agak rusak.




Rute ini bisa dibilang the highlight of my trip. Saya berencana untuk jalan lagi ke Cibadak.

Lepas dari Cibadak, memasuki jalan raya Sukabumi-Bogor saya mampir ke satu restoran di tepi jalan untuk makan siang. Saya tidak tahu bagaimana kondisi lalu lintas di Bogor sampai Jakarta. Saya khawatir kena macet dan saya pikir daripada terjebak macet dalam keadaan lapar, lebih baik makan dulu.

Saya tanya menu apa yang cepat dihidangkan. Mereka bilang nasi timbel. Menu makan siang saya nasi timbel lengkap: ayam goreng, ikan asin, tahu tempe, sayur asem dan lalap …. ditambah: secangkir kopi, satu gelas es teh manis dan es kelapa muda. Nikmat sekali.



Selesai makan, saya istirahat sejenak dan jam 13.00 kurang sedikit saya melanjutkan perjalanan.

Dari sini sampai Bogor, perjalanan berlangsung aman dan santai. Kondisi jalan lumayan bagus, meskipun cukup banyak lubang di sana-sini. Ada beberapa titik yang macet dan yang paling parah di Rancamaya, karena permukaan jalan sedang dibeton.

Lepas dari Rancamaya, memasuki Tajur, Bogor terus ke Jakarta, perjalanan berlangsung lancar. Saya terkejut juga karena kondisi jalan Raya Bogor sangat bagus. Jalannya lebar, mulus dan lancar, tidak ada macet. Kondisi bagus mulus ini berlanjut sampai daerah perempatan Depok – tol Cijago. Sempat tersendat sebentar di sana, kemudian jalan kembali lancar. Jalan kembali macet di daerah Cijantung sampai Kramat Jati dan PGC... ya memasukiJakarta lah. Lepas dari situ, jalan lancar dan saya tiba di rumah sekitar jam 16.00, pas untuk siap-siap menghadiri resepsi perkawinan teman.


Akhirul kata …Perjalanan mengelilingi Banten ini sangat mengasyikan.

Meskipun saya beberapa kali salah jalan, yang membuat perjalanan menjadi jauh lebih lama daripada yang saya perkirakan … kondisi jalan yang amat rusak di luar dugaan saya… nyasar dan tidak tahu ada di mana … tidak tahu kemana harus menuju, yang saya tahu hanya saya harus menuju ke depan, maju teruus… saya sangat menikmati perjalanan ini. Semuanya menjadi bagian dari asyiknya ngelayap pakai motor.

Insya Allah bulan Juni saya akan jalan lagi.. ngelayap pakai motor. Keliling sebagian Jawa Barat. Rute yang saya rencanakan dari Jakarta-Subang-Sumedang ke Tasikmalaya, nginap di Tasik satu malam ... masih cari-cari penginapan/hotel di Tasik...kalau ada yang bisa kasih rekomendasi hotel/losmen yang bagus, saya tunggu rekomendasinya... kemudian esok paginya pulang ke Jakarta lewat Garut-Bandung-Cimahi-Joggol.

Terima kasih sudah mau meluangkan waktu membaca cerita ini.

BobPS screwed with this post 05-29-2013 at 07:23 AM
BobPS is offline   Reply With Quote